KOMUNITAS BONSAI BERCAK

IMG_4219Bercak– Selasa (31/1) kata bonsai sudah tidak asing lagi bagi kita khususnya bagi para pecinta bonsai itu sendiri. Kondisi alam sekitar desa Bercak yang berbentuk dataran tinggi tidak sulit untuk mencari batang yang bisa dibentuk menjadi bonsai. Seni bonsai bagi warga desa bercakl tidak hanya dijadikan sekedar untuk hiburan pribadi semata, namun menjadi salah satu mata pencaharian warga. Harga bonsai yang bisa dikatakan cukup mahal bagi warga bercak yang taraf ekonominya menengah ke bawah mempunyai daya tarik tersendiri untuk dijadikan mata pencahariannya selain menjadi petani. Cara mendapatkan bonsai dapat dikatakan gampang-gampang susah  selain lokasi yang ditempuh cukup ekstrim juga dibutuhkan keterampilan khusus untuk mencari pola yang tepat untuk dijadikan bakal bonsai. penentuan pola bakal bonsai ini sangat penting, karena jika penentuan bakal ini sudah salah, maka pembentukan selanjutnya akan sulit bahkan bisa tidak laku untuk dijual.

IMG_4220

Warga bercak yang menekuni seni bonsai ada sekitar belasan orang terdiri dari kolektor bonsai, penjual bonsai dan pencari bakal bonsai. Jenis bonasai yang umum  dimiliki oleh pencinta bonsai bercak diantaranya bonsai serut dan bringin. Salah satu jenis bonsai yang menjadi anadalan di desa Bercak saat mengikuti kontes adalah Bonsai Serut. Salah satunya adalah kepunyaan Bapak Riri yang sudah mengikuti berbagai kontes di daerah X kerisidenan Besuki. “Bonsai saya ini sudah pernah mengikuti berbagai kontes dan sudah mendapatkan sertifikat. Ada juga yang pernah menawar sekitar 10 juta tapi tidak saya jual, karena harganya menurut saya masih kurang pas” ujar Pak Riri pada wartawan desa. (Wahyudi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *